Tentang dinar..
Aku di lahirkan di kota dingin Malang, anak pertama dari 3 bersaudara dari satu keluarga kecil yang sangat sederhana. Masa kecil di habiskan seperti anak-anak pada umumnya. Penuh dengan canda, tawa dan juga kesedihan.
Semasa aku kecil sampai remaja pendidikanku di habiskan di kota Tahu Kediri.
SD aku di Ds Doko 2 Kediri setelah lulus aku meneruskan di SMPN 1 Kediri setelah selesai aku melanjutkan di SMAN 8 Kediri dan setelah tamat aku sempat melanjutkan pendidikan di Kota Malang.
Terkadang ingat betul ketika itu 4 tahun setelah lulus sekolah, aku kesana – kesini mencari kerja, ketika itu tekadku hanya satu secepatnya dapat kerja dan membahagiakan Orang tua dan adikku.
Begitu berat rasanya berjuang mencari kerja pada waktu itu. Ketika Kolusi Dan Nepotisme masih subur di Indonesia, ibarat mencari setetes air di padang pasir tapi tidak ada kata menyerah dalam prinsipku. Aku berusaha dan tidak lupa selalu berdoa kepada Allah untuk selalu di mudahkan segala urusan.
Alhamdullilah, kini aku sudah di terima dan bekerja di sebuah Instansi di kota Jakarta. Tidak sampai di situ juga nikmat da rezeki kedua juga aku rasakan tidak lama setelah hampir 2 tahun aku bekerja aku di pertemukan Allah dengan seorang wanita yang akhirnya menjadi Istriku sampai sekarang. Mohon do’anya agar selalu hidup rukun.
Kini keluarga kecil kami sudah di karunia seorang putri yang begitu Manis dan cantik, putri kecil kami aku beri nama DINAR AURA SURYA PUTRI dengan harapan kelak dia bisa menjadi Aura bagai emas dan juga matahari penyemangat keluarga dan juga bagi orang – orang di sekitar kami. Insyaallah
Dan satu lagi jagoan kecilku ARADHANA DION DHIAULHAQ, semoga cepet gede ya nak, cepat besar dan nantinya ajarkan kita dengan kejujuran dan kesederhanaan di negeri ini.
Satu semangat dan renungan dari kedua Orang tuaku yang selalu aku ingat, yang mungkin dapat menjadi pelajaran hidup bagi pengunjung dan tamu blog sederhana ini yang mungkin berguna..
Selalu minta pertolongan dan berdoa kepada-Nya yang paling utama, selalu terima dengan lapang dada dan syukur segala pemberian-Nya, walaupun kita terlahir dari keluarga sederhana janganlah merasa menjadi kecil di hadapan mereka yang mampu tapi tunjukan bahwa kita tidak berharap belas kasihan mereka. Tangan yang di atas (memberi) lebih baik dari tangan yang di bawah (meminta).
Semoga Blog sederhana ini mampu memberi sebuah arti walau hanya seberkas kecil.
Salam hangat,
Denny Suryo Putro




Mei 21, 2009 @ 13:26:49
Assalamu’alaikum
Salam kenal, seraya lewat. saya di kediri 4 thn mas di mojoroto, sekarang netap di Bdg. Berkunjung juga ke blogku, baca artikel2 Islam..
Mei 21, 2009 @ 14:04:47
Waalaikum salam,
Salam kenal juga mas. Terima kasih mau mampir di blog sederhana ini.
Wah Mojoroto sama rumah sudah dekat mas, 5 km lagi.
Insyaalah saya nanti mampir ke blog mas, sekali lagi terima kasih telah mampir di blog ini.
salam hangat